TIM PKM-VGK UNESA SIAP BERJUANG DI PIMNAS 2025 DENGAN INOVASI “FARMORA” UNTUK KEMANDIRIAN PANGAN BERKELANJUTAN
Surabaya, 8 November 2025 — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional melalui partisipasi tim Program Kreativitas Mahasiswa - Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) yang berhasil lolos menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar. Tim ini mengusung inovasi bertajuk “FARMORA: Smart Aquaponic Reservoir Berbasis Artificial Intelligence of Things dengan Pendekatan Bioremediasi Mewujudkan Kemandirian Pangan di Morokrembangan Kota Surabaya.”
Inovasi ini menjadi salah satu karya unggulan UNESA yang menunjukkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menjawab tantangan ketahanan pangan perkotaan. Dengan memanfaatkan konsep Artificial Intelligence of Things (AIoT), tim FARMORA merancang sistem reservoir akuaponik cerdas yang tidak hanya berfungsi untuk budidaya ikan dan tanaman secara terpadu, tetapi juga mampu melakukan pemantauan kualitas air, suhu, pH, serta kadar nutrisi secara otomatis. Pendekatan bioremediasi digunakan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dengan memanfaatkan mikroorganisme alami sebagai agen pembersih limbah organik.
Tim ini diketuai oleh Oktavia Dwi Kasmadi dari FMIPA – S1 Pendidikan Biologi, dengan anggota lintas fakultas yaitu Karna Abadi (FMIPA – S1 Pendidikan Biologi), Muhammad Hildan Saputra (FT – S1 Teknik Elektro), Dimas Galih Saputra (FEB – S1 Ekonomi), dan Tri Murdihafan (FV – D4 Desain Grafis). Keberagaman latar belakang keilmuan ini menjadi kekuatan utama dalam pengembangan sistem yang tidak hanya inovatif secara teknologi, tetapi juga berkelanjutan dari sisi ekonomi dan desain produk.
Dibimbing oleh Dwi Anggorowati Rahayu, S.Si., M.Si., tim ini telah melalui proses panjang mulai dari seleksi internal PKM di tingkat universitas, pendanaan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), hingga berhasil melaju ke ajang PIMNAS 2025 yang menjadi puncak kompetisi ilmiah mahasiswa nasional. Menurut Oktavia Dwi Kasmadi, selaku ketua tim, ide FARMORA berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi kawasan Morokrembangan, Surabaya, yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan air bersih dan keterbatasan lahan pertanian. “Kami ingin menghadirkan solusi cerdas yang bisa membantu masyarakat perkotaan untuk tetap mandiri dalam produksi pangan, tanpa merusak lingkungan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, Muhammad Hildan Saputra, mahasiswa Teknik Elektro yang berperan dalam perancangan sistem sensor dan kontrol AIoT, menjelaskan bahwa teknologi yang digunakan memungkinkan pemantauan reservoir dilakukan melalui aplikasi berbasis web dan smartphone. “Sistem ini mampu mendeteksi perubahan kualitas air secara real-time dan memberikan peringatan otomatis jika parameter melebihi ambang batas ideal. Dengan begitu, pengguna dapat melakukan tindakan cepat untuk menjaga ekosistem akuaponik tetap seimbang,” jelasnya.
Dosen pembimbing, Dwi Anggorowati Rahayu, S.Si., M.Si., menyampaikan kebanggaannya terhadap semangat dan kerja keras mahasiswa bimbingannya. “FARMORA tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan ekologis. Inilah bentuk nyata pendidikan kolaboratif yang kami dorong di UNESA dengan mahasiswa dari berbagai bidang bersatu menciptakan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Rektor UNESA turut memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang akan berlaga di PIMNAS 2025. Beliau menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen universitas dalam mendorong budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa. “Kami berharap FARMORA dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, meneliti, dan mengabdi bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ajang PIMNAS 2025 di Universitas Hasanuddin ini diharapkan menjadi panggung bagi tim FARMORA untuk memperkenalkan inovasi hijau berbasis teknologi cerdas yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana pengembangan diri mahasiswa dalam berpikir kritis, berinovasi, dan berkolaborasi lintas disiplin ilmu. Dengan semangat “Dari UNESA untuk Indonesia Berkelanjutan”, tim FARMORA siap membawa nama baik almamater di tingkat nasional dan menunjukkan bahwa mahasiswa UNESA mampu bersaing dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis teknologi hijau di era digital.