Solusi Pintar untuk Keamanan Laboratorium: Sistem Smoke Detector dengan Fitur Monitoring dan Kontrol IoT
Kampus Merdeka adalah salah satu kebijakan Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Republik Indonesia. Kebijakan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi sesuai dengan minat dan bakat, sambil memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja sebagai persiapan karier di masa depan. Salah satu program unggulan Kampus Merdeka adalah Studi Independen Bersertifikat (SIB), yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi spesifik dan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Program Studi Independen Bersertifikat memungkinkan mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan keterampilan melalui kegiatan di luar kelas perkuliahan, namun tetap diakui sebagai bagian dari program akademik. Program ini memberikan mahasiswa kesempatan untuk menghadapi tantangan nyata dalam dunia kerja, termasuk mengasah kemampuan pemecahan masalah, kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan teknologi terkini. Salah satu bidang teknologi yang berkembang pesat dan memiliki banyak aplikasi adalah Internet of Things (IoT), yang berperan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.
Gambar 1. Logo MySkill
Melalui MSIB Batch 7 Tahun 2024, program Studi Independen Bersertifikat (SIB) di MySkill menawarkan fokus pada bidang Internet of Things (IoT) Development for Smart Industry. Program ini memberikan pembelajaran komprehensif terkait pengembangan dan implementasi teknologi IoT, seperti pengolahan data sensor, integrasi perangkat keras dan lunak, komunikasi antarperangkat, serta penerapan solusi IoT yang mendukung efisiensi operasional dalam industri. Teknologi IoT memainkan peran penting dalam menciptakan solusi berbasis data yang inovatif, seperti pengendalian perangkat otomatis, monitoring kondisi real-time, dan analisis data untuk pengambilan keputusan.
Sebagai salah satu platform pembelajaran inovatif, MySkill memberikan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan teknologi IoT secara terstruktur dan terintegrasi. Melalui pendekatan berbasis proyek, mahasiswa dapat merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan solusi IoT yang relevan dengan kebutuhan industri. Program ini tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk 1 menjadi individu yang kompeten dalam bidang IoT, tetapi juga memberikan pengalaman langsung yang menjadi bekal dalam menghadapi tantangan industri di masa depan.
Gambar 2. Arsitektur Project
Proyek ini dirancang dengan arsitektur berbasis IoT menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama. Sensor MQ135 mendeteksi kadar gas berbahaya, kemudian ESP32 memproses data untuk menentukan kualitas udara. Hasilnya ditampilkan melalui LED RGB sebagai indikator visual, sementara buzzer berbunyi saat kualitas udara memburuk. Relay mengontrol kipas DC secara otomatis berdasarkan data sensor, dengan opsi kontrol manual melalui dashboard Blynk. Sistem ini terhubung ke platform Blynk melalui WiFi, memungkinkan monitoring dan notifikasi kualitas udara secara real-time. Arsitektur ini mengintegrasikan sensor, aktuator, dan platform IoT dalam satu sistem otomatis yang efisien.
Gambar 3. Prototype Smoke Detector
Gambar 4. Dashboard Mobile
Sistem ini mampu mendeteksi keberadaan asap secara real-time dengan memanfaatkan sensor MQ135, mengaktifkan alarm berupa buzzer, dan memberikan indikasi visual melalui LED RGB sesuai kondisi udara. Selain itu, sistem dilengkapi dengan pengendalian kipas DC secara otomatis untuk menetralisir udara ketika asap terdeteksi. Secara keseluruhan, sistem ini memberikan solusi yang efisien dan modern untuk menjaga keamanan udara di laboratorium. Sensor MQ135 dapat secara efektif mendeteksi berbagai jenis gas, termasuk karbon dioksida (CO₂), dengan hasil yang akurat setelah melalui proses kalibrasi. Sensor ini memiliki hubungan spesifik antara ppm (part per million) dan Rs/Ro untuk gas seperti aseton, toluena, alkohol, karbon dioksida, amonia, dan karbon monoksida, sehingga karakteristik ini perlu diperhatikan dalam setiap pengukuran. Alat yang dirancang menggunakan sensor MQ135 dan ESP32 terbukti dapat berfungsi dengan baik.
Nama: Rovino Rizky Putra
NIM: 22050874062
Program Studi: S1 Teknik Elektro
Dosen Pembimbing: Dr. Raden Roro Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas, S.Si., M.T.
Mitra Studi Independen: PT Linimuda Inspirasi Negeri (Myskill)