Melalui Magang di Dinkominfo Kota Surabaya, Mahasiswa Teknik Elektro Unesa Berkesempataan Mendapat Pengalaman Turut Serta dalam Mendukung Komunikasi di Pemkot Surabaya
Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendapatkan kesempatan untuk magang di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya bagian Radio Telekomunikasi pada periode magang 2 September hingga 27 Desember 2024. Dalam program magang ini mahasiswa turut serta membantu penyediaan dan pemeliharaan alat komunikasi untuk mendukung kelancaran koordinasi antarinstansi pemerintah di Kota Surabaya. Selama periode magang, mahasiswa berpartisipasi dalam tugas penting meliputi pemeliharaan alat komunikasi, pengadaan perangkat dan penggantian/perbaikan perangkat rusak.
Perangkat komunikasi yang digunakan adalah handy talkie dan radio rig. Penggunaan handy talkie dan radio rig sebagai media komunikasi menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap informasi penting dapat diterima dan ditindak lanjuti dengan cepat. Hal tersebut dikarenakan HT dan radio rig menggunakan gelombang radio sehingga cocok digunakan di lingkungan pemerintahan yang seringkali membutuhkan komunikasi real-time tanpa gangguan. HT dan radio rig juga memiliki keunggulan lain seperti kemampuan bekerja dalam kondisi ekstrem, tetap dapat digunakan di wilayah terpencil, di area yang terkena dampak bencana atau di lingkungan dengan sinyal seluler yang lemah. Keandalan tersebut membuat HT dan radio rig menjadi pilihan utama dalam situasi darurat yang membutuhkan kecepatan komunikasi.
Selama pelaksanaan magang mahasiswa diajak terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeliharaan perangkat komunikasi. Pemeliharaan tersebut dilakukan di berbagai lokasi di seluruh Kota Surabaya, meliputi kelurahan, kecamatan, rumah pompa, commond center dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Surabaya. Pemeliharaan meliputi pengecekan tegangan power supply, pengecekan nilai Standing Wave Ratio (SWR) antena, pengecekan kabel, pengecekan radio dan memastikan seluruh perangkat bekerja secara optimal. Selain perangkat tersebut, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk terlibat dalam pemeliharaan repeater yang berfungsi memperluas dan memperkuat jangkauan komunikasi. Di samping diberikan kesempatan untuk terjun langsung di lapangan, mahasiswa juga diberikan beberapa materi mengenai sistem komunikasi. Mahasiswadiajarkan bagaimana cara setting filter frekuensi¸ diperkenalkan beberapa jenis antena, radio dan HT. Selain itu, mahasiswa juga turut serta dalam perbaikan, penggantian, serta pengadaan perangkat. Perbaikan/penggantian yang sering dilakukan meliputi perbaikan HT, penggantian power supply dan pemindahan antena.
Program magang ini tidak hanya memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa, tetapi juga meningkatkan keterampilan teknis mereka. Selain itu, program ini juga memberikan mahasiswa kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam mendukung sistem komunikasi pemerintah yang handal. Dengan terjun lansung ke lapangan, mahasiswa dapat memahami lebih dalam mengenai tantangan dan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan sistem komunikasi dan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Dokumentasi Magang: