MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO UNESA MELAKUKAN KEGIATAN PERAWATAN DAN PEMERIKSAAN SISTEM KELISTRIKAN DAN GENSET KERETA PADA KEGIATAN MAGANG INDUSTRI DI DEPO KERETA SIDOTOPO
Seorang mahasiswa S1 Teknik Elektro dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) telah mendapatkan pengalaman melalui kegiatan magang di PT Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 8 Surabaya. Berlokasi di Depo Kereta Sidotopo, mahasiswa tersebut terlibat dalam perawatan dan pemeriksaan sistem kelistrikan dan genset kereta api yang bertujuan memastikan keamanan serta kelancaran operasional kereta.
Apa pentingnya Perawatan Instalasi Listrik dan Genset pada Kereta Api?
Perawatan instalasi listrik pada kereta api sangat penting untuk memastikan operasional yang aman, andal, dan efisien. Sistem instalasi listrik kereta api mencakup berbagai komponen penting, seperti panel listrik, junction box (JB), coupler, serta sistem penerangan dan exhaust. Untuk memastikan operasional yang andal, perawatan rutin dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Pemeriksaan Panel Listrik
Panel listrik bertugas mendistribusikan daya ke berbagai sistem di kereta. Proses perawatan meliputi pembersihan kontak panel dengan contact cleaner, pengecekan alat pengaman seperti circuit breaker (CB) dan sekering menggunakan multimeter, serta pengujian kekuatan isolasi kabel menggunakan megger. Sambungan kabel juga diperiksa untuk memastikan kekuatannya, dan panel dibersihkan secara menyeluruh menggunakan vacuum cleaner guna menghindari gangguan akibat debu atau kotoran.
2. Pemeriksaan Junction Box dan Coupler
Junction box menghubungkan berbagai sistem kelistrikan di dalam kereta, sedangkan coupler menghubungkan kelistrikan antar gerbong. Tugas perawatan meliputi pengukuran tahanan isolasi kabel (R-S-T-N), inspeksi visual untuk mendeteksi kerusakan pada konektor, serta pembersihan rutin untuk mencegah karat atau korosi. Apabila ditemukan tanda-tanda kerusakan, perbaikan segera dilakukan untuk menjaga keandalan sistem.
3. Pemeriksaan Sistem Penerangan dan Exhaust
Pemeriksaan penerangan dilakukan pada seluruh area kereta, seperti ruang penumpang, bordes, toilet, dan lampu darurat, untuk memastikan pencahayaan memadai. Exhaust di toilet juga diperiksa untuk menjaga ventilasi udara yang baik, sehingga kenyamanan penumpang tetap terjamin.
4. Perawatan Sistem Pendingin Udara (AC)
Perawatan sistem AC pada kereta bertujuan menjaga kenyamanan suhu di dalam gerbong. Pemeriksaan meliputi pengukuran arus listrik pada kompresor untuk memastikan fungsinya berjalan optimal serta menguji coba sistem AC untuk memastikan distribusi suhu merata di seluruh ruangan.
5. Pemeliharaan Sistem Audio dan Video
Sistem audio dan video juga menjadi fokus perawatan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Kualitas suara, kabel, konektor, dan posisi pemasangan diperiksa secara menyeluruh. Kondisi layar dan koneksi video diperiksa untuk memastikan tayangan berjalan lancar tanpa gangguan. Serta melakukan pemeriksaan amplifier untuk memastikan perangkat penguat suara menghasilkan audio sesuai standar.
6. Pemeliharaan Genset Kereta Pembangkit
Perawatan genset kereta api merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga kelancaran operasional kereta. Genset atau generator set pada kereta api berfungsi sebagai sumber daya listrik utama untuk mendukung kebutuhan kelistrikan di dalam rangkaian kereta, seperti penerangan, pendingin udara, dan perangkat elektronik lainnya. Oleh karena itu, perawatan rutin sangat diperlukan agar genset tetap berfungsi optimal dan tidak mengalami gangguan saat kereta beroperasi.
Perawatan genset kereta api memerlukan keterampilan dan pengetahuan khusus dari teknisi yang kompeten. Selain itu, pencatatan setiap aktivitas perawatan harus dilakukan dengan rinci agar riwayat perawatan genset dapat digunakan untuk analisis dan perencanaan ke depan. Dengan perawatan yang tepat, genset akan selalu dalam kondisi prima, sehingga mendukung keselamatan dan kenyamanan penumpang kereta api.
Kegiatan magang ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan teknik elektro dalam dunia industri secara nyata. Serta dapat mempelajari teknik-teknik perawatan dan pemeriksaan sistem kelistrikan, menghadapi tantangan teknis, serta bekerja sama dalam tim untuk mencapai hasil terbaik. Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan keahlian teknis, tetapi juga memperkuat kompetensinya dalam dunia kerja. Dengan keterampilan yang diperoleh, ia turut mendukung keberlanjutan operasional kereta api yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Nama : Yusuf Rahman Maulana
NIM : 22050874085
Dosen Pembimbing : Endryansyah S.T., M.T