Mahasiswa Teknik Elektro UNESA Berpartisipasi dalam Implementasi Sistem Pemantauan Kebocoran Arus Berbasis PLC WAGO dan Sensor CT pada Kereta Makan 612 di PT INKA (Persero)
PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang produksi sarana perkeretaapian dan berlokasi di Madiun, Jawa Timur. Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis kereta serta menjalankan proses pengujian dan pengendalian kualitas untuk menjaga standar keamanan dan kinerja produk. Keberadaan PT INKA turut mendukung perkembangan transportasi berbasis rel di Indonesia, sekaligus menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswa melalui kegiatan magang di lingkungan industri.
Kegiatan magang mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya dilaksanakan selama lima bulan dan ditempatkan pada divisi Quality Control. Mahasiswa menjalankan berbagai jobdesk pada divisi Quality Control, antara lain menyiapkan Inspection Sheet (IS) sesuai jenis panel untuk proses pengecekan, membuat Berita Acara (BA) sebagai dokumentasi hasil inspeksi, serta melakukan pendataan tools elektrik dan mekanik di setiap workshop. Selain itu, mahasiswa juga melakukan pendataan barang incoming, permohonan scrap komponen, serta menyusun laporan temuan OIL pada panel distribusi kereta.
Selama menjalani program magang, mahasiswa melaksanakan berbagai aktivitas harian yang bersifat aplikatif dan mendukung proses kerja di divisi Quality Control dengan rangkaian aktivitas sebagai berikut:
- Inspeksi Komponen Incoming Berbasis Quality Control: Pengecekan kondisi fisik serta verifikasi spesifikasi teknis terhadap datasheet sesuai standar industri (IEC) guna menjamin kualitas material.
- Analisis Konfigurasi dan Wiring Panel Distribusi Listrik: Dilakukan dengan mengacu pada single line diagram (SLD) untuk mengidentifikasi jalur distribusi daya dan sistem proteksi seperti MCB, MCCB, dan relay.
- Pengujian Kontinuitas Rangkaian (Continuity Test/Bell Test): Memastikan integritas instalasi kabel serta mendeteksi potensi kesalahan wiring atau open circuit pada sistem kelistrikan.
Kesempatan magang merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa Teknik Elektro UNESA, karena memberikan peluang untuk terlibat langsung dalam project nyata di industri perkeretaapian. Salah satu project utama yang dikerjakan adalah pengembangan sistem kebocoran arus pada kereta makan 612 berbasis PLC WAGO dan sensor Current Transformer (CT). Penerapan sistem pemantauan kebocoran arus berbasis PLC WAGO dan sensor CT meningkatkan keamanan dan keandalan sistem kelistrikan pada Kereta Makan 612, sekaligus mempermudah proses monitoring dan analisis data.
Hasil pengukuran menunjukkan nilai kebocoran arus rata-rata sebesar 0 A, yang menandakan tidak adanya arus bocor dan kondisi arus antar fasa dalam keadaan seimbang. Hal ini mengindikasikan bahwa seluruh komponen kelistrikan, seperti isolasi kabel dan sambungan, berfungsi dengan baik. Jika dibandingkan dengan standar keselamatan (≤30 mA untuk manusia dan ≤300 mA untuk peralatan), nilai tersebut berada jauh di bawah batas aman, sehingga sistem dinilai aman dan layak dioperasikan.
Kegiatan magang yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa di lingkungan industri mampu meningkatkan pemahaman serta keterampilan teknis, khususnya pada bidang sistem kelistrikan dan otomasi. Implementasi sistem pemantauan kebocoran arus serta aktivitas Quality Control yang dilakukan mencerminkan adanya keselarasan antara teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus mendukung terjalinnya kerja sama antara perguruan tinggi dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.
Penulis: Dhea Henry Kurnianti | 23050874008 | S1 Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya