Mahasiswa dan Dosen Teknik Elektro UNESA Ajukan Paten Smart Door Lock Berbasis IoT untuk Tingkatkan Keamanan Hunian Cerdas
Surabaya, 24 Desember
2024 – Komitmen
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam menghasilkan inovasi yang memberikan
dampak nyata bagi masyarakat dan industri kembali diwujudkan melalui pengajuan
paten berjudul "Inovasi Smart Door Lock dengan Integrasi Bluetooth Low
Energy dan Protokol MQTT IoT". Invensi ini diajukan sebagai Permohonan
Paten Indonesia Nomor P00202415824 pada 20 Desember 2024 oleh LPPM Universitas
Negeri Surabaya, dengan inventor Ikmal Mughni Kurniasyah bersama Dr. Ir. Lusia
Rakhmawati, S.T., M.T.
Inovasi tersebut merupakan
pengembangan sistem smart door lock yang mengintegrasikan Bluetooth Low Energy
(BLE), protokol MQTT berbasis Internet of Things (IoT), teknologi biometrik,
serta aplikasi mobile untuk menghadirkan sistem keamanan pintu yang lebih
cerdas, praktis, dan aman. Berbeda dengan kunci konvensional, sistem ini
memungkinkan pengguna mengendalikan akses pintu secara digital tanpa memerlukan
kunci fisik.
Menurut tim inventor,
perangkat dirancang menggunakan ESP32 yang telah dilengkapi konektivitas WiFi
dan Bluetooth Low Energy, dipadukan dengan sensor sidik jari (fingerprint),
keypad, RFID, dan solenoid door lock. Teknologi MQTT digunakan sebagai media
komunikasi antara perangkat dengan platform IoT sehingga administrator dapat
melakukan pemantauan maupun pengelolaan akses secara real time melalui aplikasi
mobile. Sementara itu, Bluetooth Low Energy dimanfaatkan untuk proses validasi
identitas perangkat sehingga meningkatkan keamanan komunikasi data.
Implementasi smart door lock
Keberhasilan pengajuan paten
ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam
menghasilkan inovasi yang siap dihilirisasi. Sebagai dosen pembimbing sekaligus
inventor, Dr. Ir. Lusia Rakhmawati, S.T., M.T. berperan dalam mengarahkan
proses penelitian, pengembangan teknologi, penyusunan dokumen kekayaan
intelektual, hingga memastikan invensi memiliki kebaruan dan potensi
implementasi yang kuat. Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana proses
pembelajaran di perguruan tinggi mampu menghasilkan luaran yang tidak hanya
berupa publikasi ilmiah, tetapi juga Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam
bentuk paten.
Inovasi yang Memberikan
Dampak bagi Industri
Smart Door Lock berbasis IoT
ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan industri terhadap sistem keamanan
yang semakin adaptif di era transformasi digital. Potensi implementasinya
sangat luas, mulai dari perumahan pintar (smart home), apartemen, perkantoran,
gedung pendidikan, laboratorium, rumah sakit, hingga kawasan industri yang
memerlukan sistem kontrol akses modern.
Penerapan teknologi ini
memberikan sejumlah manfaat strategis bagi industri, di antaranya:
- Meningkatkan keamanan aset dan fasilitas melalui
autentikasi berlapis menggunakan fingerprint, RFID, keypad, serta validasi
Bluetooth.
- Mengurangi ketergantungan pada kunci mekanis yang
rentan hilang, dipalsukan, atau disalahgunakan.
- Memungkinkan monitoring dan pengendalian akses secara
real time melalui platform IoT berbasis MQTT sehingga mempermudah
pengelolaan banyak titik akses dalam satu sistem.
- Meningkatkan efisiensi operasional, karena
administrator dapat mengelola hak akses pengguna tanpa harus melakukan
penggantian kunci fisik.
- Mendukung transformasi menuju Smart Building dan Smart
Campus, yang menjadi kebutuhan berbagai institusi dalam menghadapi era
digital.
Dengan karakteristik
tersebut, invensi ini memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi
produk teknologi yang dapat diadopsi oleh industri keamanan elektronik maupun
perusahaan penyedia solusi Internet of Things.
Mendukung Ekosistem Inovasi
dan Hilirisasi Teknologi
Pengajuan paten ini menjadi
bukti bahwa hasil penelitian di lingkungan UNESA tidak berhenti sebagai karya
akademik, tetapi diarahkan menuju hilirisasi teknologi yang memiliki nilai
ekonomi dan manfaat sosial. Melalui perlindungan kekayaan intelektual, inovasi
memiliki peluang lebih besar untuk dikembangkan menjadi produk komersial
melalui kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri.
Selain memperkuat budaya
riset dan inovasi di perguruan tinggi, kolaborasi dosen dan mahasiswa ini juga
mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan jumlah invensi nasional yang siap
dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri. Ke depan, pengembangan Smart Door
Lock berbasis IoT diharapkan dapat menjadi salah satu solusi teknologi lokal
yang mampu meningkatkan daya saing industri keamanan digital Indonesia.
Pengajuan paten Nomor
P00202415824 ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Negeri Surabaya
dalam menghasilkan inovasi berdampak, yaitu inovasi yang tidak hanya memiliki
unsur kebaruan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat,
memperkuat transformasi digital, serta memberikan kontribusi terhadap
pengembangan industri berbasis teknologi di Indonesia.
SDGs yang didukung:
- SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure
(utama)
- SDG 11 – Sustainable Cities and Communities, karena
mendukung pengembangan smart home dan smart building yang lebih aman.
- SDG 16 – Peace, Justice and Strong Institutions,
melalui peningkatan keamanan dan kontrol akses berbasis teknologi.