Hari Santri Nasional 2025: Menumbuhkan Semangat Keilmuan dan Kebangsaan di Era Teknologi Digital
Surabaya, 22 Oktober 2025 — Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya (UNESA) turut memaknai peringatan Hari Santri Nasional 2025 dengan semangat kebangsaan, keilmuan, dan inovasi teknologi. Momentum ini menjadi pengingat penting bagi sivitas akademika Elektro UNESA akan peran santri dan insan akademik dalam menjaga nilai-nilai keislaman, keilmuan, serta kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa di era digital saat ini.
Pada peringatan Hari Santri di lingkungan Fakultas Teknik UNESA, Koordinator Program Studi S1 Teknik Elektro, Rifqi Firmansyah, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa semangat santri adalah semangat pembelajar yang relevan dengan tantangan zaman modern, khususnya dalam bidang keteknikan dan teknologi informasi.
“Santri modern hari ini tidak hanya berjuang di pesantren, tetapi juga di laboratorium, ruang riset, dan industri teknologi. Nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, serta semangat mencari ilmu tanpa batas harus menjadi karakter mahasiswa Teknik Elektro UNESA,” ujar Koorprodi S1 Teknik Elektro Rifqi Firmansyah Ph.D.
Beliau menegaskan bahwa semangat santri sejatinya sejalan dengan profil lulusan Teknik Elektro UNESA yang beriman, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi global. Oleh karena itu, peringatan Hari Santri bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi momen refleksi dan inspirasi untuk memperkuat karakter mahasiswa dalam berinovasi dengan dasar etika dan tanggung jawab sosial.
Selain kegiatan reflektif, mahasiswa juga mengadakan aksi sosial dan literasi digital di lingkungan sekitar kampus, mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya keamanan siber dan penggunaan teknologi yang bijak. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai santri—seperti kepedulian, pengabdian, dan cinta tanah air—dapat diwujudkan dalam bentuk aksi nyata di bidang teknologi.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Teknik Elektro UNESA menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan nilai-nilai religius dan nasionalisme dalam pendidikan teknik, sesuai dengan semangat “Santri Siaga Jiwa Raga” yang menjadi tema nasional Hari Santri 2025. Semangat tersebut diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga berkarakter, berakhlak, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan bangsa.
“Teknologi tanpa moralitas akan kehilangan arah. Karena itu, semangat santri adalah pengingat bagi kita semua agar kemajuan teknologi tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan keimanan,” tutup Koorprodi S1 Teknik Elektro Rifqi Firmansyah Ph.D.
Dengan semangat Hari Santri Nasional 2025, Program Studi S1 Teknik Elektro UNESA terus berupaya menyiapkan insan teknolog yang berilmu, beriman, dan berkontribusi bagi Indonesia Emas 2045.