Gagasan Baru Mahasiswa Magang S1 Teknik Elektro Unesa Bersama Diskominfo Jatim dan DKP Jatim Memprediksi Perikanan Tangkap Tahun 2023 di Pelabuhan Jatim Menggunakan Deep Learning
Surabaya—Ide kreatif datang dari mahasiswa program studi S1 Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang sedang mengikuti program Magang di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Kelompok pencipta ide tentang prediksi perikanan ini terdiri dari Laras Suciningtyas, Ervina Tryastuti Rahayu, dan Vivin Kusuma Wijayanti yang berasal dari Jurusan Teknik Elektro. Sekelompok mahasiswa ini menciptakan ide dalam memprediksi atau forecasting untuk beberapa bulan kedepan Produksi Perikanan Tahun 2023 di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur (DKP).
Jawa Timur merupakan sebuah provinsi dengan panjang garis pantai 3.543,54 km dan luas laut 5.202.579,34 ha, memiliki potensi ekonomi maritim yang besar. Berdasarkan data Statistik Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur total produksi perikanan tangkap di Jawa Timur tahun 2022 mencapai 598.317 ton. Dan ini merupakan tertinggi secara nasional melebihi wilayah di Indonesia Timur. Seperti Maluku dengan capaian 551.846,2 ton, Sulawesi Selatan 417.700,72 ton, Sulawesi Utara 366.738,21 ton, dan Maluku Utara 361.499,65 ton. Terdapat beberapa pelabuhan yang menyumbang produksi perikanan tangkap diantaranya adalah Pelabuhan Pondok Dadap Malang, Pelabuhan Branta Pesisir Pamekasan, dan Pelabuhan Muncar Banyuwangi. Ketiga Pelabuhan ini tentunya memiliki kumpulan data yang berbentuk harian yang kami dapat langsung dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.
Selain beberapa pengertian tiga Pelabuhan di atas kami juga melakukan survei kepada pegawai divisi pelabuhan perikanan tangkap, yakni Ibu Galuh. Beliau mengatakan bahwa memang belum ada metode yang bisa digunakan dalam memprediksi data perikanan tangkap selama ini.
“Ya kalau di Dinas Kelautan dan Perikanan ini untuk memprediksi bulan dan tahun selanjutnya tentang produksi perikanan tangkap di pelabuhan Jawa Timur untuk saat ini tidak pernah dilakukan, karena keterbatasan data dan keterbatasan dalam SDM untuk mengolah data dari lapangan baik data harian, bulanan, maupun tahunan” ujar Bu Galuh saat diwawancarai di Dinas Kelautan dan Perikanan, Rabu (27/09/2023).
Pelabuhan Pondok Dadap Malang

Pelabuhan Pondok Dadap Malang (Sumber: DKP Jatim)
Kawasan pelabuhan perikanan Pondok Dadap berada di Kabupaten Malang. Kawasan ini merupakan kawasan pesisir pantai yang didukung beberapa pangkalan pendaratan ikan dan tempat wisata. Perikanan dapat menjadi salah satu komoditas andalan kabupaten ini dalam hal produksi ikan hasil tangkapan yang meningkat, sekaligus menjadi tempat yang memadai untuk pangkalan pendaratan ikan. Oleh sebab itu, diperlukan prediksi perkembangan produksi ikan hasil tangkapan di Pelabuhan Pondok Dadap menggunakan perbandingan metode model LSTM dan GRU untuk Tahun 2023. Berikut merupakan hasil prediksi di Pelabuhan Pondok Dadap Malang.

Hasil Visualisasi Data Pelabuhan Pondok Dadap Malang
Pelabuhan Branta Pesisir Pamekasan

Pelabuhan Branta Pesisir Pamekasan (Sumber: DKP Jatim)
Desa Branta Pesisir adalah sebuah Desa di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, pada bagian pesisirnya terdapat Dermaga Pelabuhan kelas III, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) merupakan lembaga ekonomi yang bergerak pada sektor pemasaran hasil tangkapan ikan nelayan. Ketika di TPI tampak terlihat perputaran uang yang cepat karena di tempat tersebut terjadi banyak transaksi antar penjual dan pembeli ikan. Maka dari itu diperlukan prediksi perkembangan produksi ikan hasil tangkapan di Pelabuhan Baranta Pesisir dengan menggunakan perbandingan metode model LSTM dan GRU untuk Tahun 2023. Berikut merupakan hasil prediksi di Pelabuhan Branta Pesisir Pamekasan.

Hasil Visualisasi Data Pelabuhan Branta Pesisir Pamekasan
Pelabuhan Muncar Banyuwangi

Pelabuhan Muncar Banyuwangi (Sumber: DKP Jatim)
Pelabuhan Muncar dikenal sebagai pelabuhan
penghasil ikan terbesar di Pulau Jawa dan terletak di Kecamatan Muncar,
Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pelabuhan Muncar
memiliki potensi sumber daya ikan sebesar yang didominasi oleh ikan lemuru.
Sebagian besar hasil tangkapan nelayan Muncar, khususnya ikan lemuru yang
dijual ke perusahaan sarden (kaleng) dengan tujuan pemasaran ekspor ke luar
negeri. Oleh karena itu, diperlukan prediksi perkembangan produksi ikan tangkap
di Pelabuhan Muncar menggunakan perbandingan metode LSTM dan GRU guna membantu
pihak pelabuhan dalam mempersiapkan sarana prasarana kawasan pelabuhan. Berikut
merupakan hasil prediksi di Pelabuhan Muncar Banyuwangi.

Hasil Visualisasi Data Pelabuhan Muncar Banyuwangi
Deep Learning salah satu bagian dari Artificial
Intelligence (Kecerdasan Buatan) yang digunakan dalam memprediksi produksi
perikanan tangkap Tahun 2023. Metode Long Short Term Memory (LSTM) dan Gated
Recurrent Unit (GRU) salah satu metode dalam Deep Learning yang
mampu memprediksi produksi tangkapan ikan di Pelabuhan untuk bulan selanjutnya
di Tahun 2023. Berdasarkan hasil analisis prediksi
yang dilakukan dengan menggunakan model LSTM dan GRU. Hasil prediksi nilai RMSE
dan MAPE yang paling rendah terdapat pada metode GRU, karena GRU memiliki
tingkat MAPE yang rendah dan diikuti dengan nilai RMSE yang rendah.
Berdasarkan sumber dari Maricar,
2019. Range nilai MAPE: <10%:
("Kemampuan Prediksi Sangat Baik"). 10%--20%:
("Kemampuan Prediksi Baik"). 20%--50%: ("Kemampuan
Prediksi Cukup"). Dan >50%: ("Kemampuan
Prediksi Buruk"). Berdasarkan percobaan dan hasil analisis terhadap ketiga
pelabuhan ini menggunakan model terbaik yaitu metode GRU dengan prediksi di
bawah 17% dengan kategori prediksi Baik, tentunya metode ini dapat diterapkan
untuk bulan-bulan selanjutnya di Tahun 2023.
Kelompok ini juga menambahkan pembuatan
e-book yang dapat diakses pada open data Dinas Komunikasi dan Informatika
Provinsi Jawa Timur, berikut link akses e-book: https://opendata.jatimprov.go.id/

E-Book Pada Open Data Diskominfo Jatim
Kegiatan Ulasan di Tempat Magang
Karya Milik :
- 1. Laras
Suciningtyas (NIM.
20050874025)
- 2. Ervina
Tryastuti Rahayu (NIM. 20050874002)
- 3. Vivin
Kusuma Wijayanti (NIM. 20050874064)
Prodi
: S1 Teknik
Elektro
Dosen
Pembimbing : Dr. Raden Roro Hapsari Peni
Agustin Tjahyaningtijas, S.Si., M.T.
Tempat Magang :
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur
JUDUL : Gagasan Baru Mahasiswa Magang
Unesa Bersama Diskominfo Jatim dan DKP Jatim Memprediksi Perikanan Tangkap
Tahun 2023 di Pelabuhan Jatim Menggunakan Deep Learning